Penyakit Keputihan Pada Wanita, Penyebab dan Solusinya

Obat Jerawat
Penyakit keputihan pada wanita

Infotentangkesehatan.idPenyakit keputihan pada wanita merupakan penyakit yang umum diderita oleh kaum hawa. Walaupun penyakit ini terdengar umum, bukan berarti boleh disepelekan, karena jika tidak mengetahui sebab keputihan itu muncul, tidaklah bisa menentukan perawatan yang diperlukan untuk menghilangkannya. Terlebih, jika dibiarkan terlalu lama, keputihan bisa menjadi awal gejala dari penyakit mematikan, sehingga akan sangat berbahaya. Kemandulan, dan hamil di luar rahim merupakan beberapa jenis penyakit yang mempunyai gejala awal berupa keputihan, termasuk juga kanker leher rahim juga demikian. Dalam pengertiannya, keputihan merupakan penyakit pada organ kelamin wanita, dimana keluar lendir berwarna dari bening, putih pucat hingga agak kehijauan, tergantung sebab dari keluarnya lendir itu. Tapi jangan khawatir, tidak semua sebab dari keputihan merupakan penyakit, terkadang keputihan memang terjadi akibat peningkatan hormon, seperti yang terjadi pada wanita hamil. Saat wanita sedang hamil, tubuhnya mengalami perubahan baik dari segi hormon sampai menurunnya kadar keasaman pada vagina, inilah yang memicu datangnya keputihan. Untuk keputihan yang satu ini biasanya terjadi dikarenakan adanya infeksi jamur yang tumbuh karena vagina terlalu lembab.

Penyakit keputihan ini dibedakan menjadi dua, yaitu keputihan yang bersifat fisiologis dan keputihan yang bersifat patologis. Untuk penyakit keputihan bersifat fisiologis, sebab keluarnya lendir dikarenakan sedang masa subur atau saat sebelum dan sesudah menstruasi. Untuk penyakit keputihan pada wanita yang satu ini tidak ada bau dan tidak terasa gatal, karena keluarnya lendir ini merupakan hal yang normal terjadi diakibatkan adanya perubahan hormon. Selain saat masa subur dan sewaktu akan dan sesudah menstruasi, keputihan juga bisa menyerang wanita hamil, seperti yang sudah dijelaskan di atas. Dikarenakan terdapat perubahan baik hormonal dan fisik, maka berpengaruh pada banyak atau sedikitnya lendir yang keluar juga. Keputihan yang satu ini tidak akan mempengaruhi kesehatan janin, terlebih janin juga sudah dilindungi oleh selaput ketuban di dalam rahim. Kemudian untuk keputihan fisiologis ini gejala yang biasa terjadi adalah cairan atau lendir yang keluar encer, biasanya berwarna krem atau malah bening. Tidak menimbulkan bau saat keluarnya cairan atau lendir dan tidak menimbulkan rasa gatal. Untuk seberapa banyak cairan yang keluar bisa dibilang hanya sedikit, jadi hal ini sebenarnya sangatlah wajar terjadi.

Baca Artikel Lainnya : Gejala Kanker Ovarium Yang Tidak Boleh Diabaikan

Lalu ada lagi keputihan yang terjadi karena sebab patologis. Inilah keputihan yang tidak normal dan dapat sebagai gejala dan pertanda bahwa ada penyakit yang menyerang sistem reproduksi anda. Untuk keputihan ini, biasanya akan menyebabkan berbagai efek yang mengganggu kesehatan, terlebih di bagian reproduksi. Jika keputihan patologis terjadi pada wanita hamil, maka akan meningkatkan resiko untuk terjadinya kelahiran secara prematur, serta bayi dapat turut terinfeksi. Jika bayi terinfeksi, maka hal ini dapat mengganggu sistem pernapasan dan pencernaan bayi, dan kalau tidak segera diatasi dapat mengakibatkan kematian pada bayi. Infeksi juga dapat menyebabkan bayi mengalami kebutaan. Penyakit keputihan pada wanita ini mempunyai gejala, yaitu cairan atau lendir yang keluar kental, memiliki warna putih seperti susu atau kuning, terkadang sedikit hijau, timbulnya rasa gatal pada area kewanitaan, keluarnya bau tidak sedap dari vagina disebabkan oleh lendir, keputihan ini akan menyebabkan bercak pada celana dalam dan lendir atau cairan yang keluar sangat banyak.

Penyebab terjadinya keputihan bisa dikarenakan kurangnya menjaga kebersihan area intim, stress, atau penggunaan obat-obatan, sebaiknya selalu jagalah kebersihan organ intim dengan membersihkannya dengan rebusan air daun sirih secara teratur, atur pola makan dan kelola stress, dan gunakanlah pakaian dalam yang nyaman.

Jual Herbal Online

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*